Peningkatan Literasi Budaya Anak Melalui Pendampingan Pengenalan Wayang di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.51903/ypkf0c91Abstract
Pengabdian kepada masyarakat ini didasarkan pada observasi mengenai rendahnya pemahaman dan apresiasi terhadap budaya tradisional, terutama wayang, di kalangan generasi muda. Penggunaan kegiatan praktis untuk memperkenalkan budaya Indonesia diharapkan mampu meningkatkan pemahaman literasi budaya di kalangan siswa sekolah dasar. Program pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan siswa kelas V SD Negeri 1 Beji pada budaya wayang melalui proses pembuatan wayang secara langsung dan berpartisipasi dalam bermain peran sebagai dalang dalam cerita yang mengangkat tema toleransi. Pelaksanaan metode terdiri dari tiga tahap yang jelas, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Dalam fase perencanaan, tema dan tujuan kegiatan ditentukan, serta materi dan alat yang diperlukan disiapkan dengan cermat. Kegiatan dilaksanakan dalam dua sesi, yang mencakup pembuatan wayang dan bermain peran. Evaluasi dilaksanakan untuk menganalisis efektivitas kegiatan dalam meningkatkan literasi budaya dan rasa percaya diri siswa. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa siswa terlibat secara aktif dalam proses pembuatan wayang dan bermain peran. Namun, terdapat beberapa tantangan yang berkaitan dengan keterampilan teknis dalam pembuatan wayang. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan dalam rasa percaya diri dan keterampilan komunikasi siswa. Secara keseluruhan, kegiatan ini telah berhasil dalam mencapai tujuannya, yaitu meningkatkan literasi budaya siswa serta mengembangkan keterampilan sosial mereka. Kegiatan ini memberikan kontribusi sebagai model untuk mengenalkan budaya Indonesia melalui metode praktis, yang dapat diterapkan dalam kegiatan pendidikan lainnya guna meningkatkan pemahaman budaya di kalangan siswa sekolah dasar.
References
V. U. Pratiwi, F. Nugrahani, M. Widayati, B. Sudiyana, Nurnaningsih, dan R. Isnaini, “Meningkatkan Literasi Digital dengan Menggunakan Karakter Wayang untuk Siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Sukoharjo,” Proc. Ser. Soc. Sci. & Humanit., vol. 20, hal. 140–148, 2024, doi: 10.30595/pssh.v20i.1315.
C. A. Rumbay, J. Siahaya, dan S. Hutagalung, “Wayang civilises religion: From spectacle to guidance,” Acta Theol., vol. 44, no. 1, hal. 213–226, 2024, doi: 10.38140/at.v44i1.6228.
Z. A. A. Sari, I. Nurasiah, D. Lyesmaya, N. Nasihin, dan H. Hasanudin, “Wayang Sukuraga: Media Pengembangan Karakter Menuju Profil Pelajar Pancasila,” J. Basicedu, vol. 6, no. 3, hal. 3526–3535, Mar 2022, doi: 10.31004/basicedu.v6i3.2698.
D. T. Aorta, B. T. S. Adi, O. Sukmana, dan V. S. D. Soedarwo, “Peningkatan Kepedulian Generasi Muda terhadap Budaya Wayang Beber Pacitan,” Madaniya, 2024, [Daring]. Tersedia pada: https://api.semanticscholar.org/CorpusID:274111386
R. J. Nurcahyo dan Y. Yulianto, “Menelusuri Nilai Budaya Yang Terkandung Dalam Pertunjukan Tradisional Wayang,” Khasanah Ilmu - J. Pariwisata Dan Budaya, 2021, [Daring]. Tersedia pada: https://api.semanticscholar.org/CorpusID:244707356
K. Juuti, J. Lavonen, V. Salonen, K. Salmela‐Aro, B. L. Schneider, dan J. S. Krajcik, “A Teacher–Researcher Partnership for Professional Learning: Co-Designing Project-Based Learning Units to Increase Student Engagement in Science Classes,” J. Sci. Teacher Educ., vol. 32, hal. 625–641, 2021, [Daring]. Tersedia pada: https://api.semanticscholar.org/CorpusID:233642178
Y. Satria dan Kasiyan, “Wayang Suket Representation as a Character Education Media for Children,” 2020. [Daring]. Tersedia pada: https://api.semanticscholar.org/CorpusID:225587479
J. Junaidi, A. B. Raharjo, N. Sahid, I. M. Sukanadi, D. K. Wicaksana, dan N. P. L. Purnamasari, “Character Education Model in Wayang Kulit for Early Childhood,” Harmon. J. Arts Res. Educ., vol. 24, no. 2, hal. 386–400, 2024, doi: 10.15294/harmonia.v24i2.9625.
V. Kasinathan, G. A. Rubasundram, dan W. C. Fuu, “Revitalizing Ancestral Values Through Technology: Using Wayang Kulit to Engage Gen Z in Cultural and Educational Innovation,” J. Ecohumanism, vol. 3, no. 7, hal. 2940–2952, 2024, doi: 10.62754/joe.v3i7.4429.
A. Setiawan, “Pengembangan Media Wayang Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Literasi Budaya Siswa Kelas 5 Sekolah Dasar,” Dawuh Guru J. Pendidik. MI/SD, vol. 4, no. 2, hal. 147–162, Agu 2024, doi: 10.35878/guru.v4i2.1112.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Community : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







.png)